• Home
Pelita Sumbar
  • ENTERTAIMENT
  • LIFE STYLE
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
No Result
View All Result
  • ENTERTAIMENT
  • LIFE STYLE
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
No Result
View All Result
Pelita Sumbar
No Result
View All Result
Home Berita

Supardi : Terus Upayakan “Nagari Seribu Menhir” Jadi Objek Wisata Dunia

Selasa, 09/7/24 | 22:11 WIB
Supardi : Terus Upayakan “Nagari Seribu Menhir” Jadi Objek Wisata Dunia
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

pelitasumbarnews.com – Ketua DPRD Provinsi Sumbar Supardi mengatakan, pihaknya berupaya pelindungan dan pelestarian terhadap warisan budaya dan cagar budaya khususnya cagar budaya/ tinggalan sejarah dan budaya masa lampau seperti situs menhir di Kabupaten Lima Puluh Kota dijuluki dengan “Nagari Seribu Menhir” tersebar di berbagai Jorong ada di Nagari Maek.

“Sebuah mimpi tertunda, kita pernah anggarkan kegiatan Fisik di Menhir dengan harapan dapat menjadi tempat penelitian para arkeolog,” ujar Supardi saat jumpa pers di ruang Khusus I Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat, Selasa, 9 Juli 2024.

Menurut Supardi, Maek banyak misteri, karena kisah atau cerita tambo tentang peradaban akan beralih ke Maek.

“Kita ingin Maek, andalan Maek menjadi objek wisata. Seluruh Arkeolog akan berkumpul di Maek,” ujar Supardi.

Lanjut Supardi, pihaknya menginginkan Pariwisata Sumbar tidak menonjolkan wisata alam, namun juga menonjolkan wisata budaya seperti di daerah Yogyakarta dan Bali di Indonesia.

“Kita bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat akan melaksanakan kegiatan Festival Maek dengan berbagai rangkaian kegiatan puncak dilaksanakan 17-20 Juli 2024,” ujar Supardi.

Dikatakan Supardi, pihaknya ingin juga memfasilitasi para Arkeolog dunia, dari para peneliti, seniman dan hal yang belum tergali di Maek.

“Kita meyakini, akan melihat peradaban 4000 tahun yang lalu, salah satunya terungkap pelabuhan ditemukan di Maek,” ujarnya.

Tampak acara dihadiri sosialisasi festival Maek Pimpinan Redaksi Media Cetak, Elektronik dan Online serta rekan-rekan Wartawan. Adapun Pra Festival Workshop, 8-10 Mei, Nagari Maek, Residensi, 11-30 Juni, Nagari Maek, Pameran, 14-16 Juli, Gedung Gambir Kota Payakumbuh, Diskusi, 14-16 Juli, Aula Kantor Wali Kota dan Agamjua Art and Cafe Culture, Festival 17-20 Juli, Nagari Maek, Lima Puluh Kota (pertunjukan dan diskusi), Pasca Festival 24 Agustus, Agamjua Art and Cafe Culture

Previous Post

HM Nurnas: RPJPD Sumbar 2025-2045 Harus Satu Nafas Dengan Visi Indonesia Emas

Next Post

DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS 2025

Pelita Sumbar

Pelita Sumbar

Next Post
DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS 2025

DPRD Sumbar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS 2025

Please login to join discussion
  • Home

Pelita Sumbar News @ 2023

No Result
View All Result
  • ENTERTAIMENT
  • LIFE STYLE
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK

Pelita Sumbar News @ 2023